<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588</id><updated>2012-02-16T13:14:40.383-08:00</updated><title type='text'>The New Spirit</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-8409329812638457191</id><published>2010-01-27T02:09:00.000-08:00</published><updated>2010-02-01T22:51:34.316-08:00</updated><title type='text'>nilai dan peran pengikut</title><content type='html'>Dalil yang menunjukkan bahwa kita harus bersikap kritis terhadap perintah pemimpin &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai dan peran pengikut&lt;br /&gt;Apakah kita boleh mempertanyakan kebijkan pemimpin? &lt;br /&gt;Tidak ada keunggulan bagi seorang pemimpin tanpa pengikut (baca :jundi) yang unggul. Ini adalah sunnah yang terlupakan dan berakibat pada penyandaran karya hanya kepada individu pemimpin secara personal. Akibatnya para pengikut tidak memiliki nilai apa-apa selain melayani pimpinannya. Hal ini cukup sering terjadi di keseharian kita ketika melihat seorang pemimpin hanya berupaya membesarkan dirinya sendiri dan tidak memperdulikan perkembangan kemampuan para pengikutnya, akhirnya ini berdampak kepada macetnya kaderisasi yang ketika pemimpin ini sudah tidak ada lagi maka tidak akan ada penggantinya yang lebih baik atau sederajat, semuanya akan sangat jauh kualitasnya dari kualitas standar seorang pemimpin. Maka sebenarnya itu bukanlah tipe pemimpin yang tidak bisa mengembangkan potensi pengikutnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita umumnya melupakan tradisi kritis ilmiah terhadap paradigma anggota yang baik yang berkata &lt;br /&gt;Yes Sir! &lt;br /&gt;Pada umumnya, institusi-institusi itu menerapkan sistem manajemen sentralistik yang tidak tidak memperhatikan para pengikut yang memiliki kompetensi tinggi. Sementara orang-orang yang berada di pusat kekuasaan tertinggi cenderung mempekerjakan orang yang kompetensinya lebih rendah dari mereka, karena khawatir kehilangan pengaruh dari dalam institusi. Dan jargon yang mereka hafal dengan baik adalah Yes Sir! &lt;br /&gt;Ketika itulah institusi-institusi itu melahirkan para pengikut yang latah. Juga melahirkan orang-orang yang tidak punya kompetensi apa-apa dan tidak muncul ke permukaan pada waktu krisis, bahkan berdampak negatif terhadap produktifitas. &lt;br /&gt;Setuju, Pura-pura setuju atau pergi &lt;br /&gt;Itu adalah ekspresi yang tepat bagi setiap orang yang tidak bertanggungjawab dalam mengemukakan pandangan yang berbeda. Sebuah ungkapan yang memberikan suasana represif dan hal tersebut bisa memberikan dampak negatif terhadap semua pihak. &lt;br /&gt;Penyebabnya adalah kebiasaan patuh membabi buta. &lt;br /&gt;Otak untuk di jual &lt;br /&gt;Otak mereka di sewakan kepada pemimpin mereka. Tapi anehnya kita malah membanggakannya. Ada sebagian da’i atau guru yang membatasi bacaan para muridnya dan sampai berlebihan membatasi lingkungan sumber ilmu yang akan di dapatinya. Padahal ilmu itu dari mana saja dan siapa saja dan apa saja bisa menjadi sumber ilmu tergantung konteksnya. &lt;br /&gt;Sementara tugas pemimpin yang benar adalah menempatkan setiap orang dalam bingkai yang fleksibel, sehingga ia bisa bergerak dan melejit. Oleh karena itu nabi shalallahu’alaihi wassalam menegaskannya dalam sebuah riwayat mengisahkan bahwa rosulullah mengirim pasukan khusus dibawah pimpinan seorang laki-laki Anshar dan memerintahkan pasukan itu untuk mematuhi pimpinan ini. &lt;br /&gt;Kemudian sang komandan itu marah lalu berkata : Bukankah Rosululloh telah memerintahkan kalian untuk mematuhiku? &lt;br /&gt;“Ya” Jawab mereka.&lt;br /&gt;Lantas ia berkata : Kumpulkan kayu bakar&lt;br /&gt;Maka merekapun mengumpulkannya&lt;br /&gt;“Bakar Kayu itu seru sang komandan. Maka merekapun membakarnya&lt;br /&gt;Lalu ia berseru : “Masuklah kalian ke dalamnya!” &lt;br /&gt;Kemudian mereka bermaksud melakukannya, namun mereka kemudian berpegangan satu sama lain dan berkata : “Kami melarikan diri dari Nabi Shalallahu’alaihi wassalam dari api.” &lt;br /&gt;Mereka terus seperti itu, sampai akhirnya berita itu sampai kepada Nabi shalallahu’alaihi wassalam, lalu beliau bersabda : “Andaikata mereka masuk ke dalam api itu, niscaya mereka tidak akan keluar dari sana sampai hari Kiamat. Kepatuhan itu hanya kepada yang ma’ruf. (HR.Bukhari dan Muslim) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-8409329812638457191?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/8409329812638457191/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2010/01/nilai-dan-peran-pengikut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/8409329812638457191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/8409329812638457191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2010/01/nilai-dan-peran-pengikut.html' title='nilai dan peran pengikut'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-3035565865991840210</id><published>2009-11-10T04:51:00.000-08:00</published><updated>2009-12-01T16:06:47.442-08:00</updated><title type='text'>THE TRUE LEADERSHIP</title><content type='html'>&lt;i&gt;Oleh : Yanuar Catur Pamungkas&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan adalah suatu kebutuhan yang fitrah dirasakan seluruh makhluk. Setiap makhluk akan selalu membutuhkan pemimpin dalam menentukan arah hidupnya. Maka, tak ada alasan untuk menolak adanya pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya dalam rangkaian proses kepemimpinan pasti ada dua unsur yaitu, pemimpin dan yang dipimpin.  Menurut satria hadi lubis kepemimpinan itu diartikan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Bagaimana Muhammad SAW berhasil menjadikan makkah sebagai negeri muslim yang beradab dan berakhlak dari kondisi sebelumnya yang berisikan masyarakat jahil yang penuh dengan kebathilan dan kemaksiatan, kemudian Presiden Soekarno yang ketika berbicara menginstruksikan para pemuda untuk berperang, maka semuanya dengan semangat tinggi melaksanakan seruan itu. Itulah kepemimpinan&lt;br /&gt;Memimpin adalah kemampuan alamiah yang dimiliki setiap manusia sama halnya seperti ikan yang tak perlu diajarkan untuk berenang pemimpin pun seperti itu juga, yang jadi persoalan kenapa tidak semua orang mampu memimpin adalah faktor masalah psikis seseorang. Yaitu, Kepercayaan dirilah yang membuat seseorang berhasil memimpin atau tidak. Perubahan yang sangat fundamental saat pertama kali seseorang menjadi pemimpin adalah menjadi orang yang diperhatikan dari kondisi sebelumnya yang hanya memperhatikan. Pemimpin adalah orang yang harus senantiasa memberikan pengaruh-pengaruh, teladan, dan motivasi kepada yang dipimpinnya. Pemimpin adalah seseorang yang mempunyai kematangan berfikir, jadi konsepnya adalah pola fikir. Jika ada orang yang cukup dewasa dalam segi umur namun tidak mempunyai kematangan pola fikir dia tidak bisa disebut sebagai pemimpin dan sebaliknya jika seseorang dalam segi umur belum dewasa namun mempunyai konsep berfikir yang matang dan luas maka dia layak menjadi pemimpin. &lt;br /&gt;Kondisi suatu kelompok atau organisasi cenderung bercermin pada seorang pemimpinnya bukan pada segelintir bawahannya. Orang akan lebih melihat kecenderungan pemimpinnya terlebih dahulu sebelum melihat ke para anggotanya. Maka seorang pemimpin seharusnya mempunyai integritas yang tinggi dalam materi yang penulis dapatkan seorang pemimpin harus mempunyai tiga aspek dasar antara lain kemauan untuk merubah, pengetahuan bagaimana cara berubah dan kemampuan untuk merubah.  Selain itu yang harus dimiliki dalam jiwa pemimpin adalah optimis, menyukai perubahan, berani terhadap resiko, berdedikasi, katalistis dan ulet. &lt;br /&gt;“Sesungguhnya Setiap kita adalah pemimpin dan dari kepemimpinan itu akan dimintai pertanggungjawabannya.” ( Muhammad SAW )&lt;br /&gt;sekarang siapkah anda menjadi pemimpin???? &lt;br /&gt;Semua tergantung kepada cara anda memandang kepemimpinan tersebut. &lt;br /&gt;Yakinlah anda pasti bisa menjadi pemimpin dalam ligkup sekecil apapun anda adalah pemimpin.  Wallohu’alam bish showab &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-3035565865991840210?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/3035565865991840210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/true-leadership.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/3035565865991840210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/3035565865991840210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/true-leadership.html' title='THE TRUE LEADERSHIP'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-4845428634643317135</id><published>2009-11-04T04:51:00.000-08:00</published><updated>2009-11-10T04:54:11.171-08:00</updated><title type='text'>Resensi Buku Keys To Positive Thinking</title><content type='html'>Judul buku         :   Keys To Positive Thinking, &lt;br /&gt;10 langkah singkat menuju kesehatan, kesejateraan, dan kesuksesan&lt;br /&gt;Penulis :   Napoleon Hill and Michael J. Ritts, Jr.&lt;br /&gt;Penerbit            :   PT. Bhuana Ilmu Populer&lt;br /&gt;Tebal                :   190 hlm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran positif menghasilkan sikap mental positif, yang akan membantu yang  setiap orang membangun harapan serta mengatasi keputusasaan dan ketidakberanian. Dengannya, anda senantiasa merasa lebih baik, lebih sehat, dan produktif saat merenspon orang lain serta memilih tindakan. Tidak heran sikap mental ini juga disebut sebagai filosofi “ AKU BISA DAN AKU AKAN LAKUKAN”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada 10 langkah praktis yang akan membawa anda pada optimalisasi kesehatan, kesejahteraan dan kesuksesan didalam hidup. Langkah pertama : kuasai pikiran anda dengan penuh keyakinan dimana anda harus mengendalikan pikiran dengan keyakinan untuk menuju sikap mental psositif, langkah kedua : tetapkan pikiran anda pada apa yang anda inginkan dan singkirkan dari apa yang tidak anda inginkan contohnya seperti selalu berpikir yang positif dan singkirkan pikiran-pikiran negatif, langkah ketiga : terapkan hukum utama yaitu  perlakukan orang lain seperti anda ingin diperlakukan misalnya bila  ingin dihargai orang lain maka anda harus menghargainya terlebih dahulu, langkah keempat : singkirkan pikiran negatif melalui pemeriksaan diri yatitu selalu memeriksa yang ada dalam pikiran tersebut negatif apa posotif, langkah kelima : berbahagialah! buatlah orang lain bahagia yaitu supaya anda berbahagia harus selalu bertingkahlah seperti orang bahagia, langkah keenam : bentuklah kebiasaan bertoleransi yaitu berpikirlah terbuka terhadap orang lain, langkah ketujuh : berikan sugesti positif pada diri sendiri, langkah kedelapan : gunakan kekuatan doa, doa adalah sebuah proses yang dapat membuat anda memahami tempat anda didalam aturan ini dan mulai menyiapkan diri untuk mengubahnya, langkah kesembilan : tetapkan tujuan dimana  satu cara agar tetap bisa menjaga pikiran tersebut, langkah kesepuluh : pelajari, pikirkan, dan rencanakan setiap hari seperti membaca buku motivasi kemudian pahami dan coba untuk mempraktekan setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, anda akan merasa bahagia pada diri Anda sendiri dan orang lain. Dalam diri anda akan tumbuh sikap menghargai diri sendiri dan rasa berharga. Bagaikan magnet, anda akan menarik berbagai situasi positif, serta menolak situasi negatif. Di sini dibutuhkan proses penerapan yang terus menerus sampai menjadi bagian paling penting dari cara hidup anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini jika terlihat dari covernya cukup bagus sekaligus menarik dan dan dlihat dari sisi cetakan buku ini sudah lumayan bagus terlihat dari kulalitas kertasnya dan cetakan setiap huruf dan per kalimatnya tidak ada cacat satupun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini berbeda dengan buku yang mempunyai background atau latar belakang sebagai buku motivasi. Karena dalam buku ini banyak cara-cara praktis bagaimana menciptakan suatu sikap mental positif yang dapat dikembangkan atau dipraktekan secara sederhana dan bila dilakukan secara continue atau terus menrus secara bertahap maka akan cepat mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang dituliskan dalam buku ini.        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sangat bermanfaat bagi kita para pembaca, tentunya para pembaca yang selama ini belum bisa menciptakan sikap mental positif dalam dirinya. Dimana jika seseorang telah dapat menciptakan dan menerapkan sikap mental positif maka akan mencapai kesehatan, kesejateraan, dan kesuksesan dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-4845428634643317135?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/4845428634643317135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/resensi-buku-keys-to-positive-thinking.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/4845428634643317135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/4845428634643317135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/resensi-buku-keys-to-positive-thinking.html' title='Resensi Buku Keys To Positive Thinking'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-396606363379194008</id><published>2009-11-03T20:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T20:12:28.584-08:00</updated><title type='text'>Resensi Buku The Secret (Rahasia Kepemimpinan)</title><content type='html'>Judul : The Secret Rahasia Kepemimpinan&lt;br /&gt;Penulis : Ken Blanchard &amp; Mark Miller&lt;br /&gt;Penerbit : PT. Elex Media Komputindo&lt;br /&gt;Hal: ix + 117&lt;br /&gt;Peresensi : Yanuar Catur Pamungkas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Penasaran sekali awalnya ketika saya membaca judul buku ini, The Secret Rahasia Kepemimpinan kemudian di sadur  bawah judul utama tertulis Apa Saja Yang Diketahui dan Dilakukan Para Pemimpin Besar. Dari judul tersebut sudah menjadi daya tarik tersendiri untuk membacanya ditambah ada kata sambutan dari John C. Maxwell yang merupakan tokoh motivator terkenal di Amerika Serikat yang berarti ini adalah buku rekomendasinya. Menariknya lagi buku ini menggunakan perumpamaan-perumpamaan sederhana yang mudah di mengerti untuk mengajarkan pelajaran-pelajaran berharga dalam kepemimpinan bagi siapapun dan dimanapun posisi kekuasaan, baik di perusahaan multinasional atau kelompok relawan lingkungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Debbie Brewster adalah seorang eksekutif kelompok kerja yang gagal. Dia mulai mengikuti program mentoring yang di adakan dari perusahaannya dan tanpa ia memilih ternyata ia mendapatkan seorang mentor-nya adalah Jeff Brown presiden perusahaan yang membantu dirinya menemukan rahasia para pemimpin besar.&lt;br /&gt;Debbie memutuskan bahwa semua yang dia butuhkan adalah jawaban untuk satu pertanyaan, "Apa rahasia para pemimpin besar?" Dia yakin bahwa jika Jeff akan menjawab pertanyaannya, dia bisa menerapkan rahasia di kepemimpinan. &lt;br /&gt;Selama 18 bulan Jeff menjelaskan kepada Debbie bahwa rahasia berakar pada sikap. Dia mengatakan bahwa dia harus bersedia untuk menjadi seorang pemimpin yang melayani, bukan pemimpin yang melayani diri sendiri. Rahasianya adalah bahwa semua pemimpin-pemimpin besar melayani. &lt;br /&gt;Setelah Debbie mengetahui rahasia dia masih tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jeff menjelaskan bahwa para pemimpin besar melayani dalam setidaknya lima cara. Mereka  ... &lt;br /&gt;SERVE &lt;br /&gt;• See The Future ( Lihat dan membentuk masa depan )&lt;br /&gt;• Engage and Develop others ( Melibatkan dan mengembangkan orang lain ) &lt;br /&gt;• Reinvent Continously ( Temukan kembali terus menerus ) &lt;br /&gt;• Value Results and Relationships ( Hargai hasil dan hubungan )&lt;br /&gt;• Embody The Values (mewujudkan nilai-nilai ) &lt;br /&gt;Dari cerita tergambar setelah menerapkan SERVE itu secara perlahan hasilnya tim kerja Debbie menjadi yang tertinggi kinerjanya setelah sempat menjadi yang terburuk. &lt;br /&gt;Pada akhirnya, Debbie memahami bahwa semua perubahan dan perbaikan adalah hasil dari pilihan yang dibuat sebagai pemimpin. Dia menyadari bahwa untuk SERVE adalah sebuah pilihan. Debbie memutuskan sekali dan untuk semua, ia tidak akan lagi menjadi pemimpin yang melayani diri sendiri, dia akan menjadi pemimpin yang melayani! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-396606363379194008?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/396606363379194008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/resensi-buku-secret-rahasia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/396606363379194008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/396606363379194008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/11/resensi-buku-secret-rahasia.html' title='Resensi Buku The Secret (Rahasia Kepemimpinan)'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-2216040262797513614</id><published>2009-10-11T01:50:00.000-07:00</published><updated>2009-10-11T01:50:42.236-07:00</updated><title type='text'>THE AGENT OF CHANGE</title><content type='html'>&lt;b&gt;THE AGENT OF CHANGE&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana seharusnya seorang mahasiswa berbuat&lt;br /&gt;            &lt;br /&gt;Oleh : Yanuar Catur Pamungkas1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perubahan adalah sesuatu yang inheren dalam masyarakat. Segala sesuatu dalam masyarakat mengalami perubahan, baik itu yang berkenaan dengan perubahan fisik maupun nonfisik2. Lembaran sejarah membuktikan kehidupan manusia terus mengalami perubahan. Manusia yang hidup di zaman ini tentunya berbeda dengan manusia di kehidupan yang lalu dan tentunya kebutuhan mereka akan dunia ini pasti berbeda. Maka ada sebuah keharusan bagi setiap zaman untuk mengadakan perubahan yaitu perubahan yang tentunya dari kondisi yang buruk menuju yang baik. Jika dulu sewaktu kita masih kanak-kanak gemar menyaksikan film Power Rangers yang tokoh utamanya sering menyebut kata “berubah”, maka seperti itulah gambaran umum kehidupan manusia seharusnya. Seperti halnya Power Rangers yang ketika berubah akan menambah kekuatan dan bentuk fisik mereka menjadi lebih kuat. Manusia pun membutuhkan perubahan agar lebih kuat menghadapi kehidupan dan tentunya untuk mencari kebenaran namun dalam konteks-konteks tertentu tradisi tidak dapat semuanya untuk dilanggar dan dirubah. Berubah bukan seharusnya kita meninggalkan semua kebiasaan lama yang dilakukan orang terdahulu karena tidak semua kebiasaan lama bisa di rubah, contohnya dalam hal kaitan beragama. Agama atau kepercayaan dari dulu sampai dengan kapanpun juga tak akan berubah dan tak dapat di rubah, karena agama adalah suatu yang sakral justru akan dipertanyakan keasliannya jika agama berubah-ubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Perubahan adalah kata yang sering di usung kaum intelektual, bagaimana mungkin seorang pedagang tradisionil meneriakkan kata perubahan. Tentunya kata ini hanya di pegang oleh orang-orang yang sering berfikir, yang menjadikan dia hidup adalah berfikir. Mahasiswa adalah salah satu bagian dari pengusung panji perubahan tersebut. Kondisi perkuliahan memang seharusnya membuat semua mahasiswa dapat berfikir kritis dan sistemik. Pada tahun 1998 yang lalu rezim orde baru pun dapat menyerah dan tumbang di tangan mahasiswa, dan banyak sejarah bangsa ini yang menceritakan tentang perubahan yang di ujung tombaki oleh kaum intelektual mahasiswa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan bertujuan untuk mengantarkan kepada kebaikan, tentu saja ketika ada hal-hal yang tidak sesuai seorang mahasiswa harus dapat merubahnya dan seminimal mungkin upaya yang dilakukan adalah mengkritisinya dengan mengemukakan statement ke orang banyak. Seperti Demo atau aksi inilah salah satu bentuk dari perjuangan untuk perubahan, aksi bertujuan untuk memberitahukan kepada khalayak tentang apa yang mereka perjuangkan dan upaya mencari simpati khalayak umum. Banyak hal-hal yang dilakukan mahasiswa yang membuktikan kedudukan mereka sebagai agen perubahan (the agent of change). &lt;br /&gt;Seorang agen perubahan menjadi seseorang yang berfikir maju lebih dahulu sebelum ia membawa masyarakatnya menuju perubahan. Dalam hal kepemerintahan mengenai system kepemerintahan yang rumit di pahami orang umum maka seorang mahasiswa harus memahaminya dalam upaya pengkontrolan kebijakan-kebijakan pemerintah. Bagaimana pun juga sebagai pemerintah akan bertindak sewenang-wenang jika tidak ada pengkontrolan yang itu adalah tugas dari agen perubahan yaitu mahasiswa. &lt;br /&gt;Perubahan itu juga yang di usung oleh islam. Dalam kaitan agama memang tidak akan berubah dalam konteks konsep ketuhanan, tata cara beribadah dan perintah moral yang disampaikan akan tetapi sesungguhnya sebelum agama itu dating khusunya islam ditengah masyarakat jahiliyah dahulu. Mereka para nabi yang membawa misi suci dari langit yang bertentangan dengan realitas masyarakat yang bermasalah. Tugas para nabi adalah membawa perubahan. Mereka di utus dalam rangka mengubah kemaksiatan kegelapan menuju cahaya keadilan illahi. Bila kita melihat lebih jauh, seruan yang dibawa oleh setiap nabi adalah seruan yang sama yaitu “Laa ilahaa illallah”. &lt;br /&gt;Para agen perubahan juga perlu mengingat balasan mereka adalah di akhirat bukan di dunia ini yang kecil dan terlalu remeh, walaupun cita-cita perjuangan adalah sesuatu yang sangat sulit masa-masa saat pengorbanan kita yang di tuntut. Seorang agen perubahan perlu mengorbankan segala kesenangan pribadinya untuk kepentingan masyarakatnya. &lt;br /&gt;Dalam konteks seorang mahasiswa, ia harus mengutamakan dalam hal waktu agar lebih banyak kea rah diskusi ilmiah, sedangkan dalam hal keuangan mereka harus bisa menghindar dari sifat konsumtif mereka yang sangat mayoritas dan umum dilakukan para pemuda atau mahasiswa. Penulis sangat menekankan kepada sifat konsumtif karena hal ini merupakan awal dari segala kebobrokan pemuda saat ini. Kepada para agen perubahan agar berhati-hati sekali terhadap sifat konsumtif ini. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Seorang pembawa perubahan menunjukkan arah yang harus dituju yang sesuai dengan idealisme dan cita-citanya. Dalam kesempatan itu pula pembawa perubahan perlu menjelaskan tentang bagaimana cita-cita itu bisa dicapai. Pembawa perubahan bukanlah orang-orang yang sibuk mengutuk kenyataan namun tidak tahu bagaimana semua itu diperbaiki. Bagaimanapun seorang pembawa perubahan bukanlah orang yang hanya bisa bersuara, berteriak lantang mengkritisi, menghina kebijakan-kebijakan atau suatu permasalahan-permasalahan tertentu tanpa memberikan solusi yang nyata. Seorang pembawa perubahan harus mempunyai sikap pribadi terhadap segala hal, dan dia harus bisa merumuskannya sehingga statemennya bisa diterima khalayak dan bisa menjadi sebuah solusi besar. &lt;br /&gt;Ada beberapa kriteria yang mencirikan seperti apa agen perubahan sebenarnya, antara lain menurut buku the agent of change (Keberanian memimpin perubahan) dan dari catatan penulis pribadi adalah : &lt;br /&gt;1.      Yang Kritis dan Yang Pro Aktif &lt;br /&gt;Seorang agen perubahan harus memiliki konsep pemikiran yang kritis dan harus bisa peka terhadap sekitarnya apa-apa yang harus di perbaiki dan apa-apa yang sudah baik berjalan agar di jaga ke konsistenannya. Dia yang pro aktif menyuarakan kebaikan dengan lantang menegaskan pendapatnya jika itu baik untuk kepentingan umum. &lt;br /&gt;2.      Yang bersuara menentang kedzaliman dan penindasan &lt;br /&gt;Seperti halnya peristiwa yang terjadi 1998 lalu, para mahasiswa menuntut dengan keras tuntutan mereka yaitu, pengunduran diri Presiden Soeharto dan ternyata mereka berhasil. Soeharto menyerah dan orde baru pun tumbang di tangan mahasiswa. Contoh lain ketika berbagai aksi yang dilakukan saat protes kenaikan BBM  mereka menuntut apa yang menjadi kepentingan rakyat walaupun berbagai aksi itu gagal membuahkan hasil akan tetapi sedikit memberikan goncangan pada pemerintahan saat itu di amanahi pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga saat ini dan nanti April 2009(kita berharap).&lt;br /&gt;3.      Yang Berintegritas dan Yang Berkualitas &lt;br /&gt;Seorang Agen perubahan tentunya hanya manusia biasa yang mempunyai syahwat keduniaan. Meskipun memilih menjadi agen perubahan di dalam masyarakatnya, meruka tidak berubah menjadi malaikat yang bersih dari godaan duniawi. Akan tetapi mereka juga bukan budak nafsu dunia dan melampiaskannya dengan cara yang liar dan merusak. Sebagai agen perubahan mereka harus membatasi diri mengendalikan dan mendidik nafsu keduniaan mereka agar tidak liar. Sehingga mereka bisa menjadi teladan di masyarakatnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;            Dan dari semua itu pertanyaan paling terpenting ialah Apakah setiap orang bisa menjadi agen perubahan? Menurut penulis sesungguhnya menjadi agen perubahan itu tidak sembarang orang bisa, tetapi ada syarat-syarat dan kriteria-kriteria yang harus dimiliki orang tersebut. Maka, dapat disimpulkan sebuah gelar sebagai agen perubahan bukanlah hal yang mudah hanyalah orang yang memiliki kompetensi-kompetensi yang bisa menjadi agen perubahan. Dan orang-orang itu adalah “MAHASISWA” karena mahasiswa adalah inti dari kehidupan bangsa ini. Waallohu’alam &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Catatan Kaki : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Mahasiswa UNJ Jurusan PLS 2008, no reg 1515082930&lt;br /&gt;2.      Saiful Imam Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-2216040262797513614?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/2216040262797513614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/10/agent-of-change.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/2216040262797513614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/2216040262797513614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/10/agent-of-change.html' title='THE AGENT OF CHANGE'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-897489457802949337</id><published>2009-09-02T18:17:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T18:22:15.751-07:00</updated><title type='text'>Perubahan yang benar</title><content type='html'>Perubahan adalah suatu kepastian yang tak bisa di hindari &lt;br /&gt;bagi setiap makhluk hidup, bagaimana perubahan yang dialami seorang anak manusia, hal itu juga dialami oleh makhluk lain. &lt;br /&gt;hal ini menunjukkan bahwasanya perubahan adalah sebuah keniscayaan yang&lt;br /&gt;tak bisa ditunda ataupun dihindari jika memang sudah pada waktunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perubahan bukanlah kata sifat atapun kata benda, melainkan perubahan merupakan kata kerja. dalam berbagai kasus lain, perubahan sering di identikkan dg pemberontakan. seperti che guevara dan fidel castro yang melakukan revolusi pada kuba, yang pada &lt;br /&gt;niatnya adalah ingin merubah kondisi negaranya maka mereka disebut pemberontak oleh mereka yg dalam status quo dan hingga sekarang fidel casro pun masih berkuasa. dalam kasus lain seperti di indonesia dalam kasus kenegaraan yakni yang sering identik dg perubahan adalah gerakan reformasi, tujuan sama tapi cara tak sama dengan revolusi&lt;br /&gt;namun intinya reformasi yang digalang oleh para mahasiswa yang katanya disebut sebagai iron stock dan agent of changes, adalah gerakan yang didasari keinginan keluar dari kesewenangan orde baru yg berkuasa saat itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pada dasarnya perubahan merupakan perbuatan yg terlahir dari ketidakpuasan, kejenuhan, dan keinginan untuk&lt;br /&gt;mendapatkan yang lebih baik, namun seringkali perubahan itu benar2 menjadi kebablasan atau justru berubah &lt;br /&gt;menjadi tak berbentuk... &lt;br /&gt;seperti reformasi indonesia di awal-awal masa presiden abdurrahman wahid, &lt;br /&gt;dikarenakan adanya keinginan setiap pihak untuk mendapatkan perubahan yg scara bahasa.namun seringkali perubahan itu hilang scara maknawi dan hanya menjadi perubahan menuju kebebasan yang tak teratur. seperti halnya sebuah pohon/tanaman yang tidak dirawat dan diatur oleh pemiliknya, seringkali tanaman tsb tumbuh besar namun berantakan tak beraturan sehingga justru malah mengganggu sekitarnya, hal ini berbeda dengan tanaman yang diatur yang dirawat pemiliknya, seperti pohon bonsai&lt;br /&gt;ataupun pohon-pohon hias lainnya sangatlah enak dan indah dipandang, bahkan tak jarang kita sering temui tanaman/pohon hias tsb diletakkan didalam rumah, sebuah perlakuan yg mungkin jarang untuk tanaman/pohon karena pada dasarnya tanaman terletak di alam luar. &lt;br /&gt;begitulah analoginya, perubahan seringkali dijadikan pembenaran orang/kelompok tertentu untuk melakukan apa yang diinginkan sebebas-bebasnya tanpa memperdulikan hak oranglain pula. seharusnya tiap individu harus menyadari bahwasanya perubahan harus dilakukan, dan demi mendapatkan perubahan yang baik dan benar tanpa merugikan yg lain maka diperlukan seorang perawat atau penjaga atau pengatur perubahan kita.&lt;br /&gt;dari analogi tersebut kita juga bisa menarik kesimpulan bahwasnya kita membutuhkan pembimbing, seperti halnya mahasiswa dg dosen PA(jika efektif) ataupun pemain dg pelatihnya, maka setiap kita yg ingin berubah dalam konteks yg benar haruslah mempunyai pembimbing,mentor dsb. &lt;br /&gt;oleh karena itu, mulai dari sekarang kita berupaya melakukan perubahan serta diiringi konsultasi-konsultasi kepada orang-orang yg kita anggap bisa menjadi pembimbing perubahan kita dalam bidang-bidang tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-897489457802949337?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/897489457802949337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/09/perubahan-yang-benar-perubahan-adalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/897489457802949337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/897489457802949337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/09/perubahan-yang-benar-perubahan-adalah.html' title='Perubahan yang benar'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-631275243084642871</id><published>2009-08-13T04:58:00.000-07:00</published><updated>2009-10-01T06:51:59.391-07:00</updated><title type='text'>Kesuksesan bukan untuk orang yang pintar</title><content type='html'>Kesuksesan bukan untuk orang yang pintar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang andrie wongso yang saat ini adalah trainer dan pengusaha kaya raya sering mengungkapkan ke publik baik dalam seminar-seminar ataupun dalam karya-karya tulisnya bahwa ia hanyalah bergelar SDTTBS yang tak lain adalah akronim dari Sekolah Dasar Tidak Tamat Tetapi Bisa Sukses dan ia bangga dengan gelar tersebut. &lt;br /&gt;Kisah lain dari seorang pendiri bimbingan belajar PRIMAGAMA yakni Purdi Candra yang juga sering kali dalam seminarnya menceritakan bahwa ia seringkali berpindah-pindah kampus namun tak ada satupun yang lulus dan ia tetap bangga dengan apa yang ia alami bahkan dalam guyonannya bahwa jadi orang kaya itu harus bodoh, kenapa bodoh? Karena dengan bodoh seseorang tidak akan berfikir resiko dan salah satu prinsip menjadi seorang yang sukses itu adalah harus berani menerima resiko dari setiap keputusan yang dibuatnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Banyak kisah-kisah sukses lain yang secara jalur akademis sekolah formal mereka tidak pintar namun dalam kecerdasan emosionalnya ia sangat cerdas sehingga dapat memanfaatkan setiap momentum yang ada. Bahkan seorang bill gates pendiri microsoft corp. Pun juga tak lulus dari bangku kuliahnya namun apa yang terjadi sekarang??? Bil gates adalah orang terkaya di dunia. Pencapaian yang luar biasa bagi seseorang yang tak pernah lulus kuliah. &lt;br /&gt;Seseorang yang berhasil bukanlah orang yang mempunyai tingkat kecerdasan IQ yang superior, banyak peneliti di amerika menemukan bahwa faktor kesuksesan seseorang itu adalah 80% Kecerdasan emosi (EQ) dan 20% sisanya adalah kecerdasan inteligentnya (IQ), pada dasarnya seseorang yang sukses adalah mereka yang pandai memanfaatkan suatu kesempatan menjadi sebuah peluang. Maka faktor emosional adalah faktor paling dominan dalam diri seseorang dengan begitu ia bisa menyikapi segala peluang dengan sikap dan pikiran yang positif. &lt;br /&gt;Bagi seorang purdi candra kesuksesan itu tidak memerlukan seorang sarjana lulusan Universitas Indonesia ataupun UGM, justru mereka yang pintar secara akademis hanya menjadi pegawai yang di gaji oleh seorang yang tak lulus bangku kuliah seperti dia sendiri begitu disampaikannya dalam suatu acara seminar kewirausahaan.  &lt;br /&gt;Begitulah kisah para orang sukses menempuh kesuksesannya  yang memang di luar cara berfikir orang pada umumnya yang meyakini sekolah setinggi mungkin untuk mencapai kesuksesan dan umumnya juga kesuksesan dalam paradigma orang umum adalah bekerja dengan nyaman. Sedangakn paradigma sukses versi para pengusaha adalah tantangan semakin besar tantangannya akan semakin luar biasa hasilnya. &lt;br /&gt;Nah, sekarang sudahkah anda mengerti bahwa kesuksesan itu bukanlah milik mereka yang pintar akan tetapi milik kita semua yang mau berusaha, kerja keras diawal, sabar menanti hasil, mau berproses dan senantiasa berfikir positif. Sekarang adakah alasan lain lagi bagi anda bahwa anda tidak bisa sukses??? Enyahkan segala pola pikir yang negatif itu, teruslah berusaha dan yakinlah bahwa anda pasti sukses kecuali kehendak Allah azza wa jalla yang berkata lain. &lt;br /&gt;Go Success!!!&lt;br /&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/blogger/7678/802/1600/smile.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-631275243084642871?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/631275243084642871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/kesuksesan-bukan-untuk-orang-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/631275243084642871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/631275243084642871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/kesuksesan-bukan-untuk-orang-yang.html' title='Kesuksesan bukan untuk orang yang pintar'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-6217865565424396419</id><published>2009-08-03T18:05:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T18:06:36.295-07:00</updated><title type='text'>DO IT NOW!!!</title><content type='html'>Pada suatu tempat, hiduplah seorang anak. Dia hidup dalam keluarga yang bahagia, dengan orang tua dan sanak keluarganya. Tetapi, dia tidak pernah mensyukuri betapa baiknya kehidupan yang dia miliki. Dia terus bermain, mengganggu sanak keluarganya kalau mereka tidak mau bermain apa yang dia ingin main. Tetapi, ketika dia mau minta maaf, dia selalu berkata, "Tidak apa-apa, besok kan bisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat bahagia. Tetapi, dia tidak pernah mensyukurinya. Semua begitu saja dijalaninya sehingga dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi ia tidak pernah mengambil inisiatif untuk minta maaf dan berbaikan dengan teman baiknya. Alasannya adalah,"Tidak apa-apa, besok kan bisa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia agak besar, teman baiknya tadi bukanlah temannya lagi. Walaupun dia masih sering melihat temannya itu, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Tapi itu bukanlah masalah, karena dia masih punya banyak teman baik yang lain. Dia dan teman-temannya hampir melakukan segala sesuatu bersama-sama, makan, main, kerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua teman-temannya yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia bertemu dengan seorang perempuan yang sangat cantik dan baik dan segera dia menjadi pacarnya. Dia begitu sibuk dengan kerjanya, karena dia ingin dipromosikan ke posisi paling tinggi dalam waktu yang sesingkat mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu, dia rindu dengan teman-temannya. Tapi dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Dia selalu berkata, "Ah, aku capek, besok saja aku hubungi mereka." Ini tidak terlalu mengganggunya karena dia punya teman-teman sekerja yang selalu mau diajak keluar. Jadi, waktu pun berlalu, dia lupa sama sekali untuk menelepon teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dia menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras lagi untuk membahagiakan keluarganya. Dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya atau pun mengingat hari ulang tahun istrinya dan juga hari pernikahan mereka. Tapi, itu tidak masalah baginya, karena istrinya selalu mengerti dia dan tidak pernah menyalahkannya. Tentu, kadang-kadang dia merasa bersalah dan sangat ingin punya kesempatan untuk mengatakan pada istrinya "Aku cinta kamu", tapi dia tidak pernah melakukannya. Alasannya "Tidak apa-apa, saya pasti besok akan&lt;br /&gt;mengatakannya." Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya, dan tidak pernah benar-benar menghabiskan waktu mereka dengan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, kemalangan datang ketika istrinya tewas dalam kecelakaan. Dia ditabrak lari. Tapi hari itu, dia sedang rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum sempat berkata "Aku cinta kamu", istrinya meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya setelah kematian istrinya. Tapi, dia baru sadar anak-anaknya tidak pernah mau berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarganya masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini yang di masa lalunya tidak pernah meluangkan waktunya untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pindah ke rumah jompo yang terbaik, yang menyediakan pelayanan sangat baik dengan uang yang dia simpan untuk perayaan pernikahan ke 50, 60, dan 70 dia dan istrinya. Semua uang itu sebenarnya untuk dipakai pergi ke Hawaii, New Zealand, dan negara-negara lain, tapi kini dipakai untuk membayar biaya tinggalnya di rumah jompo tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu sampai dia meninggal, hanya ada orang-orang tua dan suster yang merawatnya. Dia kini merasa sangat kesepian, perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya. Saat dia akan meninggal, dia memanggil seorang suster dan berkata padanya, "Ah, andai saja aku menyadari ini dari dulu...." Dan dia meninggal dengan air mata di pipinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang ingin saya coba katakan pada kamu, waktu tidak akan pernah berhenti. Kamu terus maju dan maju, sebelum kamu sadar, kamu telah maju terlalu jauh. Jika kamu pernah bertengkar, segera berbaikanlah! Jika kamu merasa ingin mendengar suara teman kamu, jangan ragu-ragu untuk meneleponnya segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika kamu merasa kamu ingin mengatakan kepada seseorang bahwa kamu sayang padanya, jangan tunggu sampai terlambat. Jika kamu terus berpikir bahwa kamu dapat memberitahunya di lain waktu, hari itu tidak pernah akan datang. Jika kamu selalu berpikir bahwa besok akan datang, maka "esok" akan pergi begitu cepatnya hingga kamu baru sadar waktu telah meninggalkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-6217865565424396419?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/6217865565424396419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/do-it-now.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/6217865565424396419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/6217865565424396419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/do-it-now.html' title='DO IT NOW!!!'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-4010709884660325509</id><published>2009-08-03T17:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T17:54:01.330-07:00</updated><title type='text'>Berhenti Menjadi gelas</title><content type='html'>Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya&lt;br /&gt;belakangan ini selalu tampak murung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di&lt;br /&gt;dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu?" sang Guru bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk&lt;br /&gt;tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya," jawab sang&lt;br /&gt;murid muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh. "Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.&lt;br /&gt;Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu."&lt;br /&gt;Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan&lt;br /&gt;gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana&lt;br /&gt;yang diminta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu," kata&lt;br /&gt;Sang Guru. "Setelah itu coba kau minum airnya sedikit."&lt;br /&gt;Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air&lt;br /&gt;asin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana rasanya?" tanya Sang Guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Asin, dan perutku jadi mual," jawab si murid dengan wajah yang masih&lt;br /&gt;meringis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis&lt;br /&gt;keasinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang kau ikut aku." Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat&lt;br /&gt;tempat mereka. "Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau."&lt;br /&gt;Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa&lt;br /&gt;bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa&lt;br /&gt;asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah&lt;br /&gt;di hadapan mursyid, begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang, coba kau minum air danau itu," kata Sang Guru sambil&lt;br /&gt;mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir&lt;br /&gt;danau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan&lt;br /&gt;membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin&lt;br /&gt;dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya&lt;br /&gt;kepadanya, "Bagaimana rasanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segar, segar sekali," kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan&lt;br /&gt;punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber&lt;br /&gt;air di atas sana. Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.&lt;br /&gt;Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang&lt;br /&gt;tersisa di mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak sama sekali," kata si murid sambil mengambil air dan&lt;br /&gt;meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya,&lt;br /&gt;membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak," kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. "Segala masalah&lt;br /&gt;dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih.&lt;br /&gt;Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus&lt;br /&gt;kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai&lt;br /&gt;untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang&lt;br /&gt;dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun&lt;br /&gt;demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang&lt;br /&gt;bebas dari penderitaan dan masalah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si murid terdiam, mendengarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi Nak, rasa `asin' dari penderitaan yang dialami itu sangat&lt;br /&gt;tergantung dari besarnya 'qalbu'(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya &lt;br /&gt;tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu&lt;br /&gt;jadi sebesar danau." (From : Suluk - Blogsome)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-4010709884660325509?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/4010709884660325509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/seorang-guru-sufi-mendatangi-seorang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/4010709884660325509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/4010709884660325509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/08/seorang-guru-sufi-mendatangi-seorang.html' title='Berhenti Menjadi gelas'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1204515746744283588.post-6212518392703259853</id><published>2009-07-18T20:19:00.000-07:00</published><updated>2009-08-15T01:26:13.956-07:00</updated><title type='text'>The Power of Positive Thinking</title><content type='html'>Spiritualpreneurship 1 : The Power of Positive Thinking&lt;br /&gt;Di banyak buku Barat yang membahas tentang kekayaan, seluruhnya mengerucut pada kenyataan bahwa rahasia kekayaan adalah menguasai kekuatan fikiran. Pun yang membedakan seorang kaya dengan yang miskin adalah mindsetnya, sebuah cara memandang kehidupannya.&lt;br /&gt;Penelitian membuktikan betapa dahsyatnya kekuatan fikiran. Ia berfikir 60.000 fikiran setiap hari, suka tidak suka, mau tidak mau, kita kontrol atau tidak, ia tetap berfikir. Baik fikiran itu positif maupun negatif.&lt;br /&gt;Yang menarik adalah, setiap fikiran itu adalah DO’A. Kenapa? Karena ketika kita akal kita berfokus pada sesuatu, maka dia sedang menciptakan realitas yang akan mewujud dalam dunia nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang mengeluh, doanya tidak dikabulkan oleh Allah, padahal sudah berdoa, beribadah, sholat sebanyak yang dia bisa. Tetap tidak dikabulkan oleh Allah. Naudzubillah, ini adalah sebuah persangkaan yang keji kepada Allah. Bahkan sebaliknya, Allah selalu mengabulkan doa yang dipanjatkan. Dan ketika akal kita berfikir dan berfokus pada sesuatu, dia memiliki daya yang sangat kuat untuk memohon kepada Allah. Dan akhirnya terkabul.&lt;br /&gt;Allah-lah yang berfirman “Berdo’alah kalian kepadaku, niscaya aku kabulkan”.&lt;br /&gt;Ada beragam kajian fiqih tentang doa yang tidak terkabul. Bahwa mungkin belum saatnya, mungkin kita masih banyak dosa, mungkin disimpan oleh Allah untuk di akhirat, mungkin tinggal menunggu waktu. Inti dari kajian ini adalah selalu positive thinking terhadap doa yang kita panjatkan.&lt;br /&gt;Banyak orang berdoa hanya di lisannya, namun apa yang ada dalam fikirannya berbeda. Ada orang yang berdoa agar hidupnya kaya, namun akal-nya berfokus pada kemiskinan. Dia menyesali KEMISKINANnya. Ingin keluar dari KEMISKINAN. Berfikir dirinya banyak HUTANG, dan seterusnya. Ada ketidakcocokan antara lisan yang dia ucapkan dengan fokus fikiran. Doa yang terkabul adalah doa yang sesuai antara lisan dan fikirannya. Dalam sebuah hadits qudsi, Allah berfirman, “Inni ‘inda dzonni ‘abdi bii…” Aku sesuai dengan persangkaan hambaku.&lt;br /&gt;Ketika kita menyangka realitas kita adalah miskin, maka miskinlah kita. Ketika kita menyangka hutang kita banyak, banyaklah hutang kita. Ketika kita menyangka Allah tidak adil, ketidakadilan-lah yang akan menghampiri kita. Ketika kita menyangka rizqi Allah terbatas, sedikit-lah rizqi kita… Lalu siapa yang berperan dalam tugas “menyangka”? akal-lah yang melakukan tugas itu. Simaklah firman Allah yang menggetarkan ini,&lt;br /&gt;“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)” (QS. 6:116) “Sesungguhnya, sebagian dari prasangka itu adalah dosa” (QS. 49:12)&lt;br /&gt;Maka, realita hidup kita adalah proyeksi dari akal fikiran. Fikiran-fikiran kita terus mengeluarkan prasangkanya, hingga menjadi sebuah realitas, yang bernama “nasib”.&lt;br /&gt;Untuk keluar dari prasangka nampaknya tidak mudah. Kita selalu terpenjara dengan prasangka-prasangka. Simaklah situasi berikut ini:&lt;br /&gt;Kita baru saja pulang kantor, sebuah hari yang sangat melelahkan. Di kereta yang kita naiki kita duduk mengambil posisi terbaik untuk rehat. Di stasiun berikutnya, naik seorang laki-laki bersama tiga orang anaknya. Sang ayah duduk persis di samping kita, menutup mata dan acuh terhadap anak-anaknya yang lari kesana kemari, sambil berteriak-teriak. Apa yang ada dalam fikiran kita saat itu? Marah, kesal, dongkol? Bisakah kita keluar dari perasaan itu seketika? Nampaknya memang tidak mudah.&lt;br /&gt;Lalu, kita tegur sang ayah. Dia kaget, “aduh maaf, saya telah mengganggu. Maafkan anak-anak saya. Ibu mereka 20 menit yang lalu baru saja meninggal tertabrak mobil, saya pun tak tahu harus berbuat apa. Saya ingin ke rumah sakit mengambil istri saya, namun saya tak tahu harus bagaimana, saya tidak punya uang”.&lt;br /&gt;Kita telah bersu’udzon. Kita berfokus pada marah, kesal, dongkol, tanpa ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi. Akhirnya realitas kebanyakan kita menghadapi itu adalah kemarahan, setelah tahu masalahnya barulah kita iba. Ya, kalau kita punya kesempatan, kalau tidak?&lt;br /&gt;Pernahkah kita mellihat masyarakat kita yang langsung membakar orang yang dikejar sebagai pencuri? Saya punya catatan tentang orang yang salah bakar!! Ternyata bukan dia pencurinya, membahayakan bukan?&lt;br /&gt;Jika ia membahayakan untuk orang lain, su’udzon juga membahayakan untuk diri sendiri. Itulah kenapa su’udzon memiliki peran terbesar dalam menghambat kekayaan.&lt;br /&gt;JANGAN MENENGOK KE BELAKANG! Sekali lagi JANGAN MENENGOK KE BELAKANG!&lt;br /&gt;Apa yang Anda rasakan? Ingin menengok ke belakang? ya, karena kerja akal kita hanya FOKUS pada sesuatu. Dia tidak menghiraukan kata negasi “jangan”. Inginnya kita mematuhi perintah itu, tapi akal bekerja sendiri. Dia ingin mengabulkan FOKUS anda.&lt;br /&gt;JANGAN BAYANGKAN seekor beruang, JANGAN BAYANGKAN seekor beruang yang tingginya dua kali badan kita, JANGAN BAYANGKAN apalagi ia pakai celana warna merah!&lt;br /&gt;Terbukti lagi, anda membayangkan, karena itu kerja akal kita, dia fokus pada sesuatu. Dzon juga tidak membedakan apakah yang sedang didzon-kan itu diri sendiri atau orang lain…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1204515746744283588-6212518392703259853?l=fatah-best2.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://fatah-best2.blogspot.com/feeds/6212518392703259853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/07/spiritualpreneurship-1-power-of_18.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/6212518392703259853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1204515746744283588/posts/default/6212518392703259853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fatah-best2.blogspot.com/2009/07/spiritualpreneurship-1-power-of_18.html' title='The Power of Positive Thinking'/><author><name>yanuar catur p</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10214315846996734575</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_5O0iCg02kBo/Sq3pb3FbCoI/AAAAAAAAABg/D4nugXTq9mk/S220/perjalanan.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
